Sunday, November 15, 2015

PRESENT TENSE (WAKTU SEKARANG) CONTOH KALIMAT DALAM BENTUK POSITIF, NEGATIF, INTERROGATIF



TENSES IN ENGLISH
Hi everyone, kali ini saya akan menjelaskan bentuk waktu yang di gunakan dalam tata bahasa inggris. Pelajaran ini saya dapat  sewaktu saya di semester 1 mata kuliah basic grammar.
Yuks langsung saja
:)

Secara sederhana, TENSES berarti bentuk kata kerja yang menunjukan waktu. Keterangan waktu yang khususnya kata kerja yang terdapat didalamnya.
Perubahan bentuk kerja tersebut disebabkan oleh perubahan keterangan waktu.
Contoh:
- We study English every day.
 
Kami belajar bahasa Inggris setiap hari.
- We studied English yesterday.
 
Kemarin kami belajar bahasa Inggris.
- We will study English tomorrow.
 
Kami akan belajar bahasa Inggris besok.
Dari ketiga contoh di atas, perubahan bentuk kata kerja study diiringi dengan perubahan keterangan waktu. Inilah yang disebut dengan tenses.
Ada empat bentuk waktu dasar dalam bahasa inggris. Bentuk-bentuk lainnya berasal dari keempat bentuk waktu dasar ini. Bentuk-bentuk waktu itu adalah:
-          Present Tense (Waktu Sekarang)
-          Past Tense (Waktu Lampau)
-          Future Tense (Waktu Yang Akan Datang)
-          Past Future Tense (Waktu Akan Datang Lampau)

A. PRESENT TENSE (WAKTU SEKARANG)

1.      Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana)
Pola kalimat yang menggunakan Simple Present Tense adalah:
Kalimat Verbal:
Subject + Infinitive (V1)

Kalimat Nominal:
Subject + To Be + Non Verb

Kalimat verbal dalam bentuk Simple Present Tense digunakan:
-        Untuk menyatakan suatu kegiatan yang menjadi kebiasaan atau di lakukan pada waktu-waktu tertentu.
Contoh:
·         I go to school every day.
Saya pergi ke sekolah setiap hari.
·         We always have breakfast at 6 a.m.
Kami selalu sarapan pada pukul 6 pagi.
·         He goes to the movie once a week.
Dia pergi ke bioskop seminggu sekali.
·         She seldom go to the zoo.
Dia jarang pergi ke kebun binatang.
·         We go to the library once a month.
Kami pergi ke perpustakaan sebulan sekali.

-        Untuk menyatakan kenyataan/kebenaran yang umum. Dalam hal ini tidak menggunakan keterangan waktu.
Contoh:    
·         The sun rises in the east.
Matahari terbit di arah timur.
·         The sun sets in the west.
Matahari terbenam di arah barat.
·         The sun shines by day, and the moon by night.
Matahari bersinar pada siang hari, dan bulan pada malam hari.
·         A week has seven days.
Seminggu ada tujuh hari.
Jika subyek kalimatnya adalah orang ketiga tunggal, maka kata kerja yang digunakan mengalami perubahan:
a.       Pada umumnya, bentuk dasar kata kerja infinitive ditambah –s.
·         He walks to the park.
Ia berjalan kaki ke taman.
·         She writes a letter.
Dia menulis sepucuk surat.
·         Mother reads a magazine.
Ibu sedang membaca majalah.
b.      Kata kerja berakhiran: -s, -sh, -ch, -x, atau –o ditambah –es.
·         Aristo does his homework by himself.
Aristo mengerjakan PRnya sendiri.
·         Father fixes my bicycle.
Ayah memperbaiki sepeda saya.
·         Mr. Gunawan teaches us English.
Pak Gunawan mengajari kami bahasa inggris.
c.       Kata kerja berakhiran –y dan didahului dengan konsonan, -y diganti –i, lalu ditambah
-es.
·         Aristo studies English.
Aristo belajar bahasa inggris.
·         The bird flies in the sky.
Burrung itu terbang di angkasa.
·         The baby cries.
Bayi itu menangis.
d.      Kata kerja yang berakhiran –y dan di dahuluidengan vocal, ditambah –s saja.
·         Father buys a new car.
Ayah membeli sebuah mobil baru.
·         Imam plays football with his friends.
Imam bermain sepak bola bersama teman-temannya.
·         Mother says I have to study.
Ibu berkata saya harus belajar.
Jika didahului kata kerja modal (auxiliary verb) maka kata kerjanya tidak lagi ditambah –s/-es.
·         Ani can speak English.
Ani bisa berbicara bahasa inggris.
·         He must go home.
Dia harus pulang.
Kalimat negative dibentuk dengan menambahkan do not (don’t) atau does not (doesn’t) sebelum infinitive (V1).
Sesudah does not (doesn’t), semua infinitive tidak perlu di beri akhiran –s maupun –es.
·         I don’t live in Pekalongan.
Saya tidak tinggal di Pekalongan.
·         You don’t work in the house.
Anda tidak bekerja di rumah.
·         They don’t remember your name.
Mereka tidak ingat nama anda.
·         Retno doesn’t own a car.
Retno tidak mempunyai mobil.
·         Diah doesn’t finish her work.
Diah tidak menyelesaikan pekerjaannya.
·         We don’t play football in the park.
Kami tidak bermain sepakbola di taman.
Kalimat Interrogative (Tanya) dibentuk dengan menambahkan
do atau does sebelum subyek.
Sesudah does, semua infinitive tidak perlu diberi akhiran –s maupun –es.
·         Do you live in Pekalongan?
Apakah kamu tinggal di Pekalongan?
·         Does she work in the office?
Apakah dia bekerja di kantor?
·         Do we speak English well?
Apakah kami berbicara bahasa inggris dengan baik?
·         Does she learn Arabic?
Apakah dia belajar bahasa Arab?
·         Do I receive many letters?
Apakah saya menerima banyak surat?
·         Do they play football every Sunday?
Apakah mereka bermain sepakbola setiap hari Minggu?
Kalimat nominal dalam bentuk Simple Present Tense digunakan:
-          Untuk menyatakan suatu kegiatan yang berlangsung sekarang atau yang menjadi kebiasaan.
Contoh:
·         I am a student.
Saya adalah seorang pelajar.
·         You are handsome.
Kamu tampan.
·         They are always punctual.
Mereka selalu tepat waktu.
-          Untuk menyatakan kenyataan/kebenaran umum. Dalam hal ini tidak menggunakan keterangan waktu.
Contoh:
·         Fire is hot
Api itu panas.
·         Lion is a fierce animal.
Singa adalah binatang puas.
·         Iron is metal.
Besi adalah logam.
Am digunakan untuk I, is untuk he, she dan it, are untuk you, we, they.
Jika di dahului kata kerja modal (auxiliary verb), maka to be (am, is, are) berubah menjadi be.
Kalimat negative dibentuk dengan menambahkan not setelah to be.
Contoh:
·         I am not a teacher.
Saya bukan seorang guru.
·         You are not a student.
Kamu bukan seorang pelajar.
·         He is not stupid.
Ia tidak bodoh.
·         She is not lazy.
Dia tidak malas.
·         It is not a magazine
Ini bukan majalah.
·         We are not in the libraray.
Kami sedang tidak berada di perpustakaan.
Kalimat interrogative dibentuk dengan menambahkan to be sebelum subyek.
Contoh:
·         Are you student?
Apakah kamu seorang pelajar?
·         Is she pretty?
Apakah dia cantik?
·         Is it a dictionary?
Apakah it sebuah kamus?
·         Is he a farmer?
Apakah dia seorang petani?
·         Are they there?
Apakah mereka berada di sana?
·         Is he busy?
Apakah dia sibuk?
Keterangan waktuyang biasa di gunakan untuk Simple Present Tense antara lain:
-          Every (setiap)
I go to school every day.
Saya pergi ke sekolah setiap hari.
-          Always (selalu)
We always get up early.
Kami selalu bangun pagi-pagi.
-          Usualy ( biasanya)
He usually do his homework in the evening.
Dia biasanya mengerjakan PR pada malam hari.
-          Generally (biasanya)
I generally finish my work at four o’clock.
Saya biasanya menyelesaikan pekerjaan pada pukul empat.
-          Often (sering)
You often take this bus.
Kamu sering naik bis ini.
-          Seldom (jarang)
I seldom go with him.
Saya jarang pergi bersamanya.
-          Sometimes (kadang-kadang)
Aristo sometimes walks in the park.
Aristo kadang-kadang berjalan di taman.
-          Ever (pernah)
Do you ever feel sad?
Apakah kamu pernah merasa sedih?
-          Never ( tidak pernah)
We never smoke in the class
Kami tidak pernah merokok di dalam kelas.
 
Load disqus comments

0 komentar